Kapolri Terlibat Aktif dalam Percepatan Vaksinasi Anak Usia Sekolah Dasar

Pemerintah terus mendorong vaksinasi dilakukan secara merata bagi masyarakat Indonesia, termasuk vaksinasi pada anak-anak agar terhindar dari paparan Covid-19. Apalagi saat ini sudah muncul varian baru Omicron yang lebih menular dan sudah menyebar ke ratusan negara termasuk Indonesia.

Sebagai bentuk sinergi percepatan vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun, Kapolri pun meluncurkan Vaksinasi Merdeka Anak Usia 6-11 Tahun secara serentak di 30 provinsi di Indonesia pada Rabu, 5 Januari 2022.

Dilansir dari Kemkes.go.id, Kapolri menargetkan sebanyak 2,6 juta anak usia 6-11 tahun divaksinasi sampai akhir Januari 2022, guna mendukung tercapainya target nasional vaksinasi anak sebanyak 26 juta di seluruh Indonesia.

Pelaksanaan Vaksinasi Merdeka Anak ini dilakukan oleh semua Kapolda di seluruh Indonesia sebagai peranan Polri dan TNI dalam mendukung kebijakan pemerintah melakukan percepatan vaksinasi. Agar pada saat melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas yang sudah bisa diberlakukan 100% mulai Januari 2022 ini, warga sekolah pun merasa aman dan nyaman.  

Kapolri Terlibat Aktif dalam Percepatan Vaksinasi Anak Usia Sekolah Dasar

Dalam peluncuran Vaksinasi Merdeka Anak Usia 6-11 Tahun yang dilaksanakan di SDN Mangga Dua Selatan 01 Sawah Besar, Jakarta Pusat, selain dihadiri oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, turut hadir juga Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P., Wakil Menteri Kesehatan dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD, Ph.D., dan hadir pula Direktur Sekolah Dasar, Kemendikbudristek, Dra. Sri Wahyuningsih, M.Pd.

Sri Wahyuningsih mengapresiasi keterlibatan Polri dan semua pihak terkait dalam upaya percepatan vaksinasi anak usia 6-11 tahun. Vaksinasi mendukung dan mendorong keamanan dan keselamatan anak-anak agar bisa melaksanakan pembelajaran dengan baik secara langsung di sekolah.

Sri Wahyuningsih kembali menegaskan bahwa dengan diberikannya vaksinasi kepada anak usia 6-11 tahun yang merupakan peserta didik sekolah dasar, diharapkan masyarakat tidak perlu khawatir lagi terhadap kesehatan anak-anak saat melaksanakan pembelajaran tatap muka.

Sementara itu, dalam peluncuran Vaksinasi Merdeka Anak Usia 6-11 Tahun, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan percepatan vaksinasi terhadap anak digelar sebagaimana tindak lanjut dari instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ingin agar anak-anak Indonesia mendapat perlindungan dari ancaman Covid-19.

“Hari ini menjadi tekad kita di mana kebijakan dan perintah dari Pak Presiden ini bisa kita lakukan percepatan, karena kita lihat semakin hari dampak dari varian Omicron cukup mengkhawatirkan," kata Kapolri.

Mantan Kapolda Banten itu juga menuturkan dengan dilangsungkannya vaksinasi usia 6-11 tahun ini bisa mendukung kegiatan pembelajaran tatap muka terbatas. Karena ia menilai PTM merupakan kebutuhan penting untuk anak-anak. Sebab selama hampir dua tahun pandemi, anak-anak kehilangan waktu belajar yang efektif karena pembelajaran dilakukan secara online atau jarak jauh.

"Ini menjadi tantangan bagi kita bagaimana setelah PTM kita buka dan lancar, namun di sisi lain anak-anak terlindungi karena sudah vaksin, dan tentunya bagaimana kemudian kegiatan PTM ini bisa kita jaga agar tak memunculkan klaster penyebaran Covid-19," ujar Jenderal Sigit.

Lebih lanjut, mantan Kabareskrim Polri ini mengajak semua pihak untuk bersinergi dan bersama-sama menghadapi varian Omicron. Salah satunya dengan memperkuat pos-pos masuk negara, memperketat protokol kesehatan hingga percepatan vaksinasi.

Ia juga meminta seluruh provinsi dapat mempercepat kegiatan vaksinasi bagi anak-anak. Sebab, vaksinasi adalah upaya menyelamatkan anak-anak Indonesia dari serangan Covid-19.

"Anak-anak kita adalah generasi yang mengisi posisi penting di tahun 2045. Dan mulai tahun 2030 kita memiliki potensi 60 persen masyarakat Indonesia berada di usia produktif. Untuk bisa mempersiapkan SDM unggul, mau tidak mau anak-anak kita harus kita jaga dari risiko paparan Covid-19. Perlindungan yang kita lakukan salah satunya memberikan kekebalan imunitas dengan vaksin," katanya. (*)