Silaturahmi dan Doa Bersama Direktorat Sekolah Dasar

Dalam perspektif Islam, etos kerja harus dilandasi optimisme. Sehingga hari esok harus lebih baik dari hari ini. Dan hari ini harus lebih baik dari hari kemarin. Sungguh merugi orang yang dari waktu ke waktu tidak mengalami perubahan ke arah yang lebih baik.

”Jika kita berani melakukan perubahahan ke arah yang lebih baik, itu sangat sejalan dengan etos kerja yang dianjurkan oleh Al-Quran,” kata Dr. K.H. Haris Hakam, S.H., M.H., ketika menyampaikan ceramah pada acara doa bersama Direktorat Sekolah Dasar, Kemendikbudristek di Senayan, Jakarta, pada Senin, 3 Januari 2022. Kegiatan ini digelar dalam rangka menyambut tahun baru 2022.

Ia menegaskan, jika ada seorang muslim yang tidak produktif dalam bekerja, itu tidak sejalan dengan yang dianjurkan Al-Quran. Agar bisa lebih baik dari waktu ke waktu, perlu adanya evaluasi secara berkala atas apa yang sudah dikerjakan.

Silaturahmi dan Doa Bersama Direktorat Sekolah Dasar

Untuk menghasilkan kinerja yang memberikan manfaat bagi banyak orang, tidak bisa serta merta dijalankan begitu saja. Melainkan harus ada perencanaan sebelumnya, yang sangat teratur, sistematis dan terprogram dengan baik.

”Orang yang memiliki keutamaan di hadapan Allah adalah orang yang memperhatikan masa lampau atau pekerjaan yang lampau sebagai bahan evaluasi menuju hasil yang lebih. Oleh karena itu umat Islam dianjurkan memiliki sesuatu yang terencana secara bagus,” kata K.H. Haris Hakam.

Selain itu, lanjutnya, seorang muslim harus memahami setiap yang dikerjakan. Karena setiap perbuatan di dunia akan dipertanggungjawabkan di akhirat. Semua amal perbuatan manusia dicatat dan akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.

”Kalau kita bekerja sehari-hari di kantor diniatkan karena Allah, itu bisa jadi ladang pahala. Sebaliknya, kalau dalam bekerja sehari-hari tidak memiliki etos kerja, tidak ada optimisme, tidak ada niat dan upaya untuk lebih baik lagi dari waktu ke waktu, maka orang itu termasuk golongan orang-orang yang merugi,” katanya.

Dalam sambutannya, Direktur Sekolah Dasar Dra. Sri Wahyuningsih, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan doa bersama ini merupakan agenda rutin yang digelar menyambut tahun baru. Tujuannya untuk mengawali tahun yang baru dengan rasa syukur atas nikmat dari Yang Maha Kuasa dan meningkatkan semangat bekerja.

Silaturahmi dan Doa Bersama Direktorat Sekolah Dasar

“Hari ini kita semua masih diberi nikmat udara bebas, nikmat kesehatan sehingga kita masih bisa menghadiri kegiatan doa bersama. Untuk itu marilah kita menyambut dan mengawali tahun 2022 dengan rasa syukur dan semangat,” kata Sri Wahyuningsih.

Ia melanjutkan, kegiatan doa bersama di awal tahun 2022 ini adalah momentum bagi keluarga besar Direktorat Sekolah Dasar untuk meminta keselamatan dan keberkahan dalam bertugas di tahun yang masih penuh tantangan, di mana pandemi Covid-19 belum juga berakhir.

“Ini upaya kita bersama agar senantiasa diberi keselamatan, keberkahan, kekuatan serta semangat dalam menjalankan aktivitas dan tanggung jawab kita di dunia pendidikan,” ujarnya

Pada kesempatan yang sama, Direktur Sekolah Dasar memberikan apresiasi dalam bentuk sertifikat yang diberikan kepada Kelompok Kerja (Pokja) Direktorat Dekolah Dasar Tahun 2021 yang berjumlah 18 Pokja. Sertifikat juga diberikan kepada para pengelola kegiatan pada satuan kerja tahun  2021.

Silaturahmi dan Doa Bersama Direktorat Sekolah Dasar

Apresiasi tersebut merupakan sebuah dukungan kepada para pengelola kegiatan yang telah bekerja mengupayakan capaian kinerja sebagaimana tertuang salam program kerja 2021, sekaligus merupakan bentuk motivasi dan dukungan untuk tahun 2022 agar bekerja lebih baik lagi dan semangat dengan penuh tanggung jawab kepada organisasi, agar 2022 lebih baik dari 2021.

”Karena hari esok harus lebih baik dari hari ini,” kata Sri Wahyuningsih. Selanjutnya, dalam rangka mempersiapkan Direktorat Sekolah Dasar sebagai Zona Integritas dan Wilayah Bebas Korupsi (ZI-WBK), Direktur Sekolah Dasar memberikan kesempatan kepada seluruh pegawai untuk mengusulkan tagline yang akan dipakai mulai tahun 2022 ini.

Setelah melalui proses seleksi, sudah terpilih tagline yang diusulkan pegawai bernama Amala Sholehah yaitu ‘Direktorat Sekolah Dasar Bersahabat.’ Kata ‘bersahabat’ itu merupakan singkatan dari Bersih, Santun dan Hebat.

”Jadi, tagline kita adalah Direktorat Sekolah Dasar Bersahabat, yang artinya Direktorat Sekolah Dasar Bersih, Santun dan Hebat,” ungkap Sri Wahyuningsih. (Hendriyanto)