Sebagai bentuk kepedulian serta pemenuhan hak kesehatan terhadap pegawai, Direktorat Sekolah Dasar Kemendikbud mengadakan General Medical Check Up untuk seluruh pegawai yang dilaksanakan di Rumah Sakit YARSI, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari dimulai Senin, 23 November 2020 sampai dengan Jumat, 27 November 2020.

“Kegiatan ini adalah medical check-up untuk seluruh pegawai di Direktorat Sekolah Dasar dimulai dari pejabat sampai staf. Ini adalah kegiatan yang sangat positif sekali karena memang kita akan mengetahui sejauh mana tingkat kesehatan kita, khususnya para staf karena ini akan berimbas kepada kinerja,” ujar Qori Rahadian, Pengolah Prasarana Pendidikan di Fungsi Peserta Didik Direktorat Sekolah Dasar pada saat ditemui di RS YARSI, Selasa, 24 November 2020.

Qori menuturkan, ada beberapa tahap yang dilakukan dalam medical check-up ini, dimulai dari pemeriksaan tes darah, cek kolesterol, rapid test, pemeriksaan jantung, melakukan rontgen lalu kemudian pemeriksaan bagian organ dalam.

“Saya tadi datang ke sini jam 7 langsung diambil darahnya, kemudian melakukan rapid test, kalau reaktif tidak dilanjut ceknya. Terus cek kolesterol, juga melakukan rontgen. Kemudian setelah rontgen diperiksa penyakit dalam, terus juga diperiksa semua unsur-unsur yang berkaitan dengan kesehatan di bagian tubuh,” ujar Qori lagi.

Ia melanjutkan ada sekitar 125 pegawai Direktorat Sekolah Dasar yang mengikuti kegiatan medical check-up ini. Dari 125 orang tersebut dibagi ke ke dalam 5 hari kegiatan medical check-up.

Qori menyampaikan pada dasarnya kegiatan pengecekan kesehatan rutin dilakukan setiap tahun di lingkungan Direktorat Sekolah Dasar dan biasanya dilakukan di kantor Direktorat SD. Akan tetapi untuk general medical check-up secara detail dan lengkap ini baru dilakukan sekarang. Hal tersebut juga mengingat karena kondisi pandemi Covid-19 yang masih terus menghantui.

”Biasanya medical check-up yang diadakan tidak detail dan sifatnya hanya untuk penyakit-penyakit yang lebih umum saja. Tapi kalau yang sekarang ini kita bener-bener dicek secara detail banget,” paparnya.

Ia berharap kegiatan medical check-up secara detail ini terus konsisten dilakukan oleh Direktorat Sekolah Dasar untuk mengetahui sejauh mana tingkat kesehatan para pegawai. “Selain itu harapannya teman-teman semua pada sehat, jauh dari penyakit dan sebagainya,” tandasnya.

Sementara itu Enfira Yanuaristi, Analis Pengembangan Peserta Didik Direktorat Sekolah Dasar menyampaikan hal serupa terkait kegiatan medical check-up yang dilaksanakan oleh Direktorat Sekolah Dasar yang bekerjasama dengan RS YARSI ini.

Kegiatan itu lebih lengkap dari kegiatan medical check-up sebelum-sebelumnya. Tidak hanya periksa darah tapi juga rontgen dada dan juga jantung dan yang lainnya. Jadi pemriksaannya itu lebih komprehensif dan lebih lengkap. Kegiatan ini sangat baik dilakukan karena kita akan mengetahui apakah ada staf memiliki penyakit bawaan atau masalah yang lainnya, jadi itu bisa terdeteksi sejak dini,” tambahnya.

Emilia Susanti, Pengelola Keuangan Direktorat Sekolah Dasar Fungsi Peserta Didik turut mengucapkan rasa terima kasih kepada pimpinan Direktorat Sekolah Dasar karena sudah mengadakan kegiatan medical check-up yang detail ini. Berharap kegiatan ini dapat terus dilakukan secara rutin di setiap tahunnya.

“Kegiatan ini luar biasa kalau menurut saya karena kalau kita medical check-up sendiri cukup mahal. Jadi kita mengucapkan terima kasih banyak sama Ibu Direktur karena memperhatikan kesehatan untuk para karyawannya. Melalui kegiatan ini kita jadi lebih tahu kondisi kesehatan kita. Karena kalau badan tidak sehat pekerjaan pun jadi tidak produktif dan akan terhambat. Kita berdoa semoga semuanya sehat-sehat apalagi ini kan di penghujung tahun, luar biasa tanggung jawab yang harus kita selesaikan,” ucapnya.

Tiur Magdalena dari Fungsi Penilaian Direktorat SD juga menyampaikan hal serupa, bahwa kegiatan ini sangat bagus dilakukan pada semua pegawai karena akan berimbas kepada kesehatan serta produktivitas kinerja.

“Kegiatan ini tentu sangat bagus kalau menurut saya karena untuk mengetahui kondisi tubuh kita yang sebenarnya. Tadi saya diperiksa mulai dari pengambilan darah kemudian pemeriksaan mata, periksa organ dalam. Saya ucapkan terima kasih pada Ibu Direktur dan Kasubag TU yang sudah memfasilitasi untuk medical check-up ini. Harapannya semoga kegiatan ini diadakan setahun sekali secara rutin,” ucapnya. (Kumi Laila/Hendriyanto)