FLS2N, Tangerang – Dari sebuah kompetensi, tentu akan menciptakan sebuah pertemanan yang baik di antara para peserta. Ini yang dirasakan oleh Muhammad Diandrah Pangeran Hidayah. GH asal Provinsi Sulawesi Selatan dan Hasbi Ramadhan dari Provinsi Sumatera Barat yang mengikuti bidang lomba Gambar Bercerita di FLS2N SD Tahun 2019 ini.

Mereka mengisahkan awal pertemanan mereka karena ditempatkan sekamar di Hotel Allium Tangerang Banten pada FLS2N SD Tahun 2019 ini.

“Dekat karena sekamar, kalau tidak sekamar pun mungkin tidak seseru ini. Biasa yang dibincangkan mengenai daerah masing-masing, mulai dari bahasa, adat istiadat. Teknik menggambar atau bertukar ide-ide dalam menggambar juga sering,” ucap Diandrah ketika ditemui tim media di sela-sela wisata edukasi ke JungleLand Sentul Bogor, Kamis (19/8/2019).

“Selain itu kadang-kadang membicarakan tentang peserta lain, apalagi kalau ada yang cantik, pasti kita berdua jadi seru sendiri. Baru bertemu di sini, sama Diandrah sudah kayak saudara sendiri,” tambah Hasbi diselingi dengan tawa dari Diandrah.

Selalu ada cerita di balik hobi seseorang menggeluti dunianya masing-masing. Seperti halnya kedua sahabat ini. Mereka mengungkapkan kenapa mereka bisa sampai jatuh hati kepada dunia gambar.

“Kakak saya sudah lebih dahulu mengikuti FLS2N, dari SD, SMP, sampai SMA. Dari situlah saya terinspirasi untuk mengikuti jejak kakak saya. Selain itu juga karena saya memang tertarik dan menyukai gambar,” ucap Diandrah siswa Kelas 6 SDIT Ibnu Sina Kota Makassar ini.

“Kalau saya, dari kecil memang kemana-mana selalu bawa buku dan pensil. Ada yang bagus ya saya gambar. Dari kecil memang sudah suka menggambar. Nanti biasanya kalau sudah selesai gambar saya, orangtua akan menilai dan memberi masukan-masukan positif untuk saya,” ucap Hasbi tak mau kalah.

Mengenai masalah percaya diri atau tidak dengan karya mereka pada saat lomba, mereka memiliki pendapat yang berbeda. Hasbi mengatakan bahwa ia tidak percaya diri dengan karyanya sedangkan Diandrah sangat percaya diri.

“Kebiasaan saya saat sedang berlomba itu suka melihat gambar orang lain. Jadi melihat hasil gambar saya sendiri kurang pede. Ada rasa grogi hasil gambar orang lain itu lebih bagus,” ucap Hasbi siswa SDN 02 Payakumbuh ini.

“Kalau saya sangat percaya diri dengan karya saya. Karena saya sudah berpengalaman,” ucap Diandrah dengan lantangnya.

Krayon menjadi pilihan mereka dalam mewarnai. Untuk hal ini mereka sepakat bahwa krayon memiliki karakter warna yang lebih padat dan lebih cerah.

“Lebih memilih krayon, memakai krayon itu gampang. Sudah gitu lebih padat dan warnanya juga lebih cerah. Kalau dicampur dengan warna lain, hasilnya lebih bagus juga,” ucap Diandrah.

“Betul sekali!,” tutup Hasbi.

Berita Terkait 1

Sentuhan Hati dan Fokus Kunci Jawa Tengah Lolos 15 Besar di Lomba Seni Tari FLS2N

Latihan terus menerus untuk memberikan tampilan yang terbaik pada lomba Seni Tari FLS2N

Kota Waringin Lama Siapkan Utusan ke FLS2N

Kegiatan yang dipusatkan di SD Negeri 2 Kotawaringin Hilir (Kohil) jalan Ampi RT 5 Kohil itu, memperlombakan empat cabang, yakni lomba menyanyi, menari, pantomim dan cerita bergambar.

Si kembar Penari Dari Kalbar

Menjadi juara di tingkat kecamatan, kotamadya , Propinsi dan akhirnya mencapai event FLS2N di Manado Tahun Anggaran 2016

FLS2N Wadah Kreasi dan Inovasi Peserta Didik

Ajang ini juga diharapkan para praktisi pendidikan di daerah tetap semangat memelihara proses pendidikan khususnya di bidang seni.

Provinsi Banten Siap Ukir Prestasi di FLS2N-SD

Rasa optimis ini dibarengi dengan kerja keras dan upaya sungguh-sungguh.

Merajut Persaudaraan Makna Penting dari FLS2N

Jangan mengejar juara saja. Merajut persaudaraan lebih utama.