FL2N, Bogor - Menumbuhkan rasa cinta kepada dunia literasi harus terus digerakan. Tidak hanya sekolah, peran orang tua juga sangat penting.

Hal ini seperti dirasakan oleh salah satu peserta Festival dan Lomba Literasi Nasional (FL2N), Intan Sri Utami.  Siswa kelas 5 SD 22 Palu, Sulawesi Tengah ini menceritakan awal mulanya dirinya mencintai  dunia literasi.

Intan mengatakan kedua orang tuanya sangat mendorong penuh dirinya agar terbiasa membaca. Untuk menarik minat bacanya, kedua orang tuanya kerap membelikan buku-buku ringan seperti buku cerita. 

"Kedua orang tua saya seringa membelikan saya buka cerita seperti majalah bobo. Dari sini saya mulai tertarik dengan membaca," ujarnya. 

Dari keseringan membaca buku cerita, dia tertarik untuk terbiasa menyampaikan kembali cerita yang sudah dia baca. Dengan kebiasaan inilah akhirnya dia terpilih menjadi peserta lomba mendongeng pada ajang FL2N. 

"Saya sangat senang bisa mewakili Sulawesi Tengah menjadi peserta di FL2N lomba mendongeng. Ini pengalaman yang tidak pernah saya dapat sebelumnya," ujarnya. 

Lebih lanjut dia mengatakan dengan terbiasa membaca buku-buku dongeng banyak ilmu yang dia dapatkan. Sebab saat membaca cerita misalnya cerita rakyat banyak pesan-pesan moral yang bisa diambil hikmahnya untuk bekal dalam kehidupan yang sebenarnya. 

"Kalau kita banyak cerita yang tahu juga  bisa menghibur orang lain. Dan ini juga bisa menjadi sarana menyampikan pesan moral dalam cerita tersebut kepada orang lain," ujarnya.

Dia juga mengatakan dengan terbiasa membaca merasakan dampak yang positif. Yakni memiliki semangat membaca buku-buku pelajaran.

Hal yang sama juga disampaikan oleh peserta lomba baca puisi, Nadira Mayumi Assyakirah. Dia merasakan peran orang tua dalam menumbuhkan rasa cinta kepada dunia literasi.

Siswa kelas 3 SD Inpres 6 Lolu, Palu, Sulawesi Tengah ini mengatakan orang tuanya membiasakan dirinya untuk dekat dengan buku, khususnya puisi.  Kebiasan inilah yang mendorong dirinya untuk menciptakan sebuah puisi.

"Saya pernah membuat dan membaca puisi. Puisi yang saya buat tentang narkoba. Dan saya mendapat juara 2 lomba puisi sekota Palu," ungkapnya.

Baginya dengan membaca puisi bisa menjadi sarana dirinya untuk mengungkapkan perasaan yang sedang dia rasakan. Dan ada pesan-pesan moral yang bisa disampaikan saat membaca puisi kepada orang yang mendengarkannya.

"Waktu gempa dan tsunami yang terjadi di Palu saya membuat puisi. Puisi yang saya buat mengungkapkan rasa syukur saya bisa selamat dari bencana pada saat itu," ujarnya.

Berita Terkait 1

Pendaftaran Karya Secara Online pada Kegiatan Festival dan Lomba Literasi Siswa Nasional Jenjang Sekolah Dasar

Pendaftaran Karya Secara Online pada Kegiatan Festival dan Lomba Literasi Siswa Nasional Jenjang Sekolah Dasar

Disdik Gelar Lomba Gebyar Literasi Sekolah 2017

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Elih Sudiapermana mengatakan, telah melaksanakan kegiatan technikal meeting mengenai Gebyar Literasi tingkat SD di Kota Bandung.

Petunjuk Teknis Registrasi Online FL2N-SD 2018

Petunjuk Teknis Registrasi Online FL2N-SD 2018

Undangan Mengikuti Kegiatan FL2N Tingkat SD 2018

Undanganga mengikuti kegiatan Festival dan Lomba Literasi Nasional (FL2N) tingkat sekolah dasar tahun 2018

FL2N Sarana Lahirkan Sastrawan Masa Depan

Ajang ini akan melahirkan generasi yang kreatif dan berkarakter untuk menyambut perubahan zaman.

Orang Tua Memiliki Peran Penting Menciptakan Budaya Literasi Anak

Seperti kisah yang dialami Intan, dia mulai gemar membaca dan membaca dongeng karena orang tuanya kerap membelikan buka cerita.