FL2N, Bogor - Upaya untuk meningkatkan pembinaan dan pengembangan seni Indonesia terus dilakukan oleh pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Digelarnya Festival dan Lomba Literasi Nasional (FL2N)  oleh Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah merupakan sarana bagi para peserta didik untuk menumbuhkan budaya literasi sejak dini. 

Demikian disampaikan Direktur Pembinaan Sekolah Dasar, Dr. Khamim , M.Pd saat menyampaikan pengarahan umum dan penjelasan teknis teknis di Hotel Bogor Icon, Bogor, Sabtu (27/10/2018).  

Khamim mengatakan digelarnya FL2N ini juga menjadi sarana bagi para peserta didik dari jenjang Sekolah Dasar untuk menyalurkan bakat dan kemampuan yang mereka miliki di bidang sastra. Pada ajang yang digelar sejak 27 s.d. Oktober 2018 di Hotel Bogor Icon dan Convention ini akan memperlombagakan lima cabang. Antara lain lomba menulis cerita pendek, lomba baca puisi, lomba cipta pantun, lomba cipta syair dan lomba mendongeng. 

Lebih lanjut dia mengatakan digelarnya acara ini untuk melahirkan sastrawan-sastrawan baru yang kelak bisa mengharumkan nama Indonesia hingga ke tingkat internasional dengan karya-karya sastra yang mereka ciptakan. 

"Diharapkan peserta didik akan termotivasi untuk menggemari sastra sejak dini dan dapat memunculkan satrawan-sastrawan baru yang dapat mengharumkan daerah di tingkat nasional," ujarnya. 

Selian itu Khamim mengatakan ajang FL2N ini juga bertujuan untuk meningkatkan kreativitas peserta didik dalam bidang sastra. serta meningkatkan kesadaran peserta didik akan pentingnya menulis sebagai sarana mengungkapkan pikiran dan perasaanya secara estetis.

"Kecintaan peserta didik terhadap bahasa dan sastra Indonesia sebagai sarana untuk membangun karakter," imbuhnya.

Khamim mengatakan seperti tema yang diusung pada kegiatan ini “Literasi Membangun Pembelajaran Sepanjang Hayat” merupakan upaya pemerintah untuk mendidik anak-anak sejak dini untuk menjadi manusia yang cinta terhadap ilmu pengetahuan sepanjang hidupnya. Dengan memiliki rasa cinta terhadap ilmu pengetahuan inilah maka akan tercipta genarasi yang memiliki kompetisi yang unggul sehingga menjadi generasi masa depan yang siap menghadapi tantangan zaman.

Menurutnya perubahan zaman terjadi sangat cepat. Maka itu, harus disiapkan generasi-generasi yang siap menghadapi perubahan zaman. Dengan mencintai dunia literasi inilah akan tercipta generasi yang unggul yang siap menghadapi perubahan zaman di masa yang akan datang.

“FL2N bertujaun mencetak genarasi yang kreatif dan memiliki karakter. Semoga dari 165 peserta yang hadir ini akan menjadi genarasi bangsa yang unggul dan siap menghadapi perubahan zaman,” katanya.

Berita Terkait 1

Pendaftaran Karya Secara Online pada Kegiatan Festival dan Lomba Literasi Siswa Nasional Jenjang Sekolah Dasar

Pendaftaran Karya Secara Online pada Kegiatan Festival dan Lomba Literasi Siswa Nasional Jenjang Sekolah Dasar

Disdik Gelar Lomba Gebyar Literasi Sekolah 2017

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Elih Sudiapermana mengatakan, telah melaksanakan kegiatan technikal meeting mengenai Gebyar Literasi tingkat SD di Kota Bandung.

Petunjuk Teknis Registrasi Online FL2N-SD 2018

Petunjuk Teknis Registrasi Online FL2N-SD 2018

Undangan Mengikuti Kegiatan FL2N Tingkat SD 2018

Undanganga mengikuti kegiatan Festival dan Lomba Literasi Nasional (FL2N) tingkat sekolah dasar tahun 2018

FL2N Sarana Lahirkan Sastrawan Masa Depan

Ajang ini akan melahirkan generasi yang kreatif dan berkarakter untuk menyambut perubahan zaman.

Orang Tua Memiliki Peran Penting Menciptakan Budaya Literasi Anak

Seperti kisah yang dialami Intan, dia mulai gemar membaca dan membaca dongeng karena orang tuanya kerap membelikan buka cerita.